Penyebab ASI Tidak Lancar dan Solusinya

Lentera Keluarga. ASI atau air susu ibu adalah sumber gizi terbaik dari ibu untuk bayinya. ASI juga menjadi makanan sekaligus minuman terbaik untuk menjaga gizi bayi sehingga ibu pun tidak perlu lagi memberi susu formula jika kebutuhan ASI tersebut telah terpenuhi secara optimal. Namun, beberapa ibu juga sering mengalami kesulitan saat memasuki fase menyusui.

Penyebab ASI Tidak Lancar

ASI Tidak Lancar

Beberapa kesulitan yang sering dihadapi oleh ibu di masa menyusuinya ialah seperti air susu yang keluar sangat sedikit hingga air susu yang memang sama sekali tidak keluar. Tentu keadaan seperti ini akan sangat merugikan sang bayi karena tidak mendapatkan asupan susu yang optimal dari ibu. Selain itu, ibu pun akan merasa cemas sekaligus khawatir karena menghasilkan ASI yang sama sekali tidak lancar. Apalagi ASI Eksklusif Meningkatkan Imunitas Balita.

Pada dasarnya ada beberapa penyebab sehingga ASI tidak lancar. Untuk lebih jelasnya, silahkan simak informasi berikut ini.

Diet Ketat 

Selepas melahirkan, banyak ibu yang merasa terganggu dengan berat badannya saat telah memasuki masa-masa menyusui. Sehingga, mereka pun memutuskan untuk menjalankan diet ketat demi memiliki badan yang ideal. Padahal diet ketat ini bisa mempengaruhi produksi sekaligus kualitas ASI. Apalagi jika ibu sampai meminum jamu atau pil diet, tentu akan semakin memperburuk kondisi ASI bagi ibu.

Baca Artikel lainnya:  Anak Usia Sekolah Masih Ngompol

Oleh karena itu, jika sedang berniat mengembalikan berat badan seperti sebelumnya, ada baiknya Anda segera mengurungkan niat tersebut. Akan lebih baik jika Anda memperbaiki pola makan seperti mengkonsumsi banyak sayuran, protein serta mengurangi porsi karbohidrat. Fokuslah pada pemberian nutrisi untuk Anda dan bayi Anda terlebih dahulu. Setelah anak telah melewati masa-masa menyusui maka silahkan untuk memulai program diet Anda.

Asupan Air Putih Yang Kurang

Kemudian, kurangnya asupan air putih juga menjadi penyebab ASI yang tidak lancar. Ibu yang jarang meminum air putih akan mendapati produksi ASI yang menurun. Oleh sebab itu, setiap ibu hamil wajib untuk terus memenuhi asupan air putih pada tubuhnya. Selain untuk memperlancar ASI, air putih juga menjadi cairan tubuh ibu selama menyusui. Dengan demikian, ibu tidak akan mudah untuk dehidrasi dan juga lelah.

Untuk memenuhi asupan cairan, ibu juga bisa rutin meminum jus buah. Selain air putih dan jus, Anda juga bisa membuat infused water kemudian taruhlah di dalam kulkas. Minuman dingin biasanya akan lebih menyegarkan dan membuat tubuh lebih berenergi.

Teknik Menyusui Yang Salah

Tekhnik menyusui yang salah juga menjadi penyebab ASI yang tidak lancar. Dalam Lentera Sehat, teknik yang salah ini tentu akan menghambat keluarnya ASI dari puting ibu sehingga bayi pun akan kesulitan menyedotnya.

Baca Artikel lainnya:  Merawat Rambut Bayi Agar Sehat

Bagi ibu yang memiliki pengalaman pertama kalinya dalam melahirkan dan menyusui tentu akan merasa khawatir jika air susunya tidak lancar. Oleh sebab itu, ibu yang sama sekali belum memiliki pengalaman menyusui ada baiknya mempelajari teknik menyusui yang baik dan benar. Jika bingung, berkonsultasilah dengan konselor laktasi yang terpercaya.

Penggunaan Pil atau Suntik KB

Tahukah Anda jika menggunakan pil ataupun melakukan suntik KB juga bisa menjadi penyebab ASI yang tidak lancar. Ya, hal tersebut bisa menurunkan produksi ASI pada ibu. Sebagai solusinya, silahkan menggunakan kontrasepsi IUD ataupun kondom karena keduanya tak memiliki pengaruh significant pada hormon menyusui ibu.

Frekuensi Menyusui Yang Kurang

Penyebab ASI tidak lancar yang terakhir ialah terjadinya frekuensi menyusui yang tidak teratur. Jika memiliki frekuensi menyusui yang kurang maka produksi ASI pun dapat berkurang atau bahkan tidak lancar sama sekali.  Rutinlah memberikan ASI agar bayi Anda juga dapat menerima asupan gizi yang optimal.

 

Penyebab ASI Tidak Lancar dan Solusinya

Recommended For You

About the Author: Keluargaku

Lentera Keluarga turut mengantar menuju masyarakat Indonesia yang mandiri dan sejahtera

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *