Tips Memilih dan Mengkonsumsi Makanan Kaleng

Membeli makanan yang dikemas dalam kaleng memang praktis, namun pangan dalam kaleng jika tidak diperlakukan dengan baik saat memilih dan mengkonsumsi dapat menyebabkan terjadinya penyakit atau keracunan yang fatal.

Oleh karena itu dalam memilih dan mengkonsumsi pangan jenis ini perlu dicermati hal-hal yang berkaitan dengan makanan kaleng.

Makanan Kaleng

 

Tips Memilih dan Mengkonsumsi Makanan Kaleng

6 tips memilih dan mengkonsumsi makanan kaleng agar terhindar dari penyakit atau keracunan yang fatal, adalah sebagai berikut:

  1. Jangan mengambil produk yang kalengnya sudah kembung. Produk seperti ini menandakan telah terjadi proses kerusakan pada isi kaleng.
  2. Pilih produk yang kalengnya tidak penyok, terutama di sekitar sambungan atau lipatan kalengnya. Kaleng penyok di sekitar sambungan atau lipatan kaleng mudah dimasuki mikro organisme yang dapat menimbulkan penyakit atau keracunan.
  3. Hindari memilih produk yang kalengnya telah tergores luka cukup dalam atau berkarat. Jika karat pada kaleng cukup tebal, maka produk tersebut mudah dicemari dari luar.
  4. Sebelum mengkonsumsi pangan yang dikemas dalam kaleng. perhatikan apakah produk tersebut belum melewati tanggal kedaluwarsa. Setelah dibuka agar dicermati isinya, apakah ada cemaran atau benda lain yang tidak layak seperti kemungkinan adanya cacing dan sebagainya. Makanan Meningkatkan Kecerdasan Anak.
  5. Sebelum mengkonsumsi makanan kaleng. terutama makanan kaleng berasam rendah (low acid). hendaknya dipanaskan lebih dahulu.
  6. Sebaiknya makanan kaleng dikonsumsi sekali habis. Jika terpaksa harus menyimpannya sebagian, maka harus ditutup rapat dan disimpan di tempat dingin. Jika selama penyimpanan dicurigai terjadi pencemaran atau ada proses mikro organisme alau reaksi enzimatis, disarankan untuk dibuang saja.

Selain tips di atas tentu saja dalam memilih produk pangan harus dicermati labelnya, seperti komposisi dan penanda lain apakah produk tersebut untuk konsumsi manusia atau hewan, mengandung babi atau ada gambar babi, mempunyai nomor MD atau ML yang dikeluarkan BPOM, cara penyajian dan sebagainya.

 

Tips Memilih dan Mengkonsumsi Makanan Kaleng

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *