Cara Membuat Sirup Buah Carica

Sirup carica tetap menjadi primadona bagi mereka yang berkunjung ke Dieng. Selain unik rasanya juga segar buat pengusir gerah. Buah carica memang banyak tumbuh di dataran tinggi Dieng di Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah. Buah carica mirip sekali dengan pepaya dengan warnanya kehijauan dan setelah matang menjadi kekuningan.

Buah ini mengandung berbagai jenis zat yang dibutuhkan oleh tubuh manusia seperti enzim, vitamin, dan mineral. Meski memiliki kandungan gizi yang tinggi, sayangnya buah carica tidak bisa dimakan langsung, karena daging buahnya banyak mengandung getah penyebab rasa pahit dan gatal pada tenggorokan bahkan bisa melukai kulit.

Sirup Buah Carica

 

Proses Membuat Sirup Carica

Buah ini cocok dimakan oleh orang yang memiliki perut lemah terhadap buah-buahan karena mempunyai sifat memperbaiki pencernaan. Orang Dieng biasanya mengkonsumsinya dengan membelahnya menjadi dua, kemudian diambil biji-bijinya untuk dihisap.

Nah biji carica yang punya cita rasa manis yang khas bisa dimanfaatkan untuk membuat stup atau sirup dengan cara yang cukup sederhana seperti halnya Cara Membuat Kecap Dari Air Kelapa.

Proses pembuatan sirup buah carica dimulai dari pengupasan, pemisahan buah dari bijinya, pemotongan, pembuatan sirup buah dan pengemasan. Pada proses pengupasan yang perlu diingat karena sifat buah carica banyak mengandung getah maka saat pengupasan sangat dianjurkan untuk mengenakan sarung tangan supaya tidak gatal.

Usai dikupas, biji buah dikeruk dan dipisahkan dengan daging buahnya. Biji buah inilah yang nantinya diperas untuk membuah sirup yang memberi cita rasa khas pada buah. Biji buah ini berwarna hitam, dan di luarnya ada selaput putih yang membungkus seluruh biji. Biji dan selaput putih inilah yang disesap-sesap untuk menikmati buah carica secara tradisional.

Usai dipisahkan dengan bijinya, buah dipotong-potong dengan bentuk yang menarik dan supaya dapat dikemas dalam botol. Bentuk yang banyak dipilih berbentuk segitiga, dipotong mengerucut mulai pangkal buahnya.

Proses selanjutnya, buah dicuci sebanyak dua kali proses. Pencucian pertama dilakukan ketika selesai dikupas. Saat pencucian tahap kedua disertakan garam sebanyak dua sendok makan. Fungsinya adalah untuk menghilangkan rasa pahit yang berasal dari getah.

Tahapan selanjutnya yakni pembuatan sirup buah. Caranya, biji beserta selaput yang melapisinya ditambah sedikit air kemudian diperas sampai keluar cairan kental yang berbau khas buah carica. Pemerasan dapat dilakukan berkali-kali sampai aroma khas tersebut hilang. Tambah air dan gula pasir secukupnya kemudian direbus sampai mendidih. Usai mendidih, sirup yang sudah jadi harus disaring untuk dipisahkan dengan ampasnya.

Tahapan selanjutnya, proses pengemasan. Buah yang dipotong-potong dicampur dengan sirup yang sudah jadi dikemas dalam botol dan dikukus selama kurang lebih 15 menit. Setelah dikukus, botol diambil dari dandang, kembali dipenuhi dengan sirup, dan ditutup rapat-rapat.

Untuk proses pengawetan dilakukan dengan cara sederhana yakni botol yang telah ditutup direbus di dalam panci bermulut lebar selama kurang lebih 10 menit. Cara pengawetan ini bisa membuat buah carica dalam sirup bertahan sampai kurang lebih 2 tahun.

 

Cara Membuat Sirup Buah Carica

Recommended For You

About the Author: Keluargaku

Lentera Keluarga turut mengantar menuju masyarakat Indonesia yang mandiri dan sejahtera

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *