Keju adalah produk olahan susu yang dibuat melalui proses penggumpalan protein susu, terutama kasein, menggunakan bakteri, asam, atau enzim seperti rennet. Makanan ini sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu dan menjadi bagian penting dalam berbagai budaya kuliner dunia. Keju dapat dibuat dari susu sapi, kambing, domba, hingga kerbau, dengan rasa, tekstur, dan aroma yang berbeda-beda tergantung bahan dan proses pematangannya.
Saat ini terdapat banyak jenis keju, mulai dari keju lunak seperti Mozzarella dan Cream Cheese hingga keju keras seperti Cheddar dan Parmesan. Keju sering digunakan dalam berbagai makanan seperti pizza, pasta, roti, dan kue. Selain memiliki rasa gurih khas, keju juga mengandung protein, kalsium, dan lemak yang baik untuk tubuh jika dikonsumsi dalam jumlah seimbang.
Keju Tetap Segar dan Tahan Lama
Keju mudah sekali kering apabila sudah dibuka dari bungkusnya. Agar keju tetap segar dan bisa disimpan lama, berikut caranya.
- Khusus untuk keju jenis padat jika sudah dibuka dan digunakan, bungkuslah kembali dengan plastik makanan. Sedangkan keju krim, tutup tempatnya dengan aluminium foil.
- Penutupan ini harus sempurna karena keju baik padat maupun krim sangat mudah menyerap bau. Dengan cara ini aroma keju tidak terkontaminasi.
- Simpan keju dalam suhu 5-10 derajat celsius. Membiarkan keju tergeletak di ruangan bersuhu panas seperti di lemari dapur, akan menurunkan mutunya dengan cepat. Tetapi untuk keju jenis cheddar masih bisa disimpan di ruang makan, selama bungkusnya belum dibuka.
- Jika keju disimpan pada lemari beku, sebaiknya keju yang belum dibuka bungkusnya dan beratnya maksimal 250 gr. Lebih dari itu, thawing (bahan yang membuat keju lembut) akan menjadi es. Akibatnya, rasa dan aroma tidak sebaik keju sebelum dibekukan.
Mempertahankan Aroma Keju
Cara lain mempertahankan aroma keju padat lebih kuat dalam makanan adalah dengan jalan memarut atau memotong-motong sebelum dicampurkan dalam makanan atau adonan.
Keju Tetap Lembut
Cara sederhana agar keju tetap lembut dan tidak lembek adalah dengan menutupnya dengan kuat lalu disimpan dalam posisi terbalik.
Keju Lebih Nikmat
Nikmatnya rasa keju ternyata masih bisa ditingkatkan dengan cara yang sederhana. Caranya, simpan keju segar yang masih terbungkus dalam kulkas sampai keju dingin. Setelah itu, keluarkan dan biarkan selama 60 menit dalam suhu rumah sebelum dinikmati. Rasakan bedanya, keju jauh lebih nikmat.
Tips Memilih Keju
Banyaknya ragam keju yang tersedia di toko, kerap membuat bingung menentukan pilihan. Berikut informasi singkat masing-masing keju.
- Feta. Teksturnya lembut, terdapat serpih, berwarna putih dan rasanya asin keasaman. Keju ini disajikan dengan buah, sayuran, seafood, dan daging ayam. Minuman yang sesuai adalah anggur italic, justomat, dan citrus sparkling wate.
- Cheddar. Keju ini bertekstur agak keras. Warnanya kekuningan, rasanya tajam. Pas untuk toping maccaroni bakar dengan apel, anggur, pear, dan kacang-kacangan. Sedangkan minuman yang sesuai adalah bir dan sari apel.
- Parmesan. Bagian tepi keju ini berwarna keemasan, bagian tengahnya pucat, teksturnya keras, dan aromanya tajam. Cocok dipadu dengan anggur merah, pear, kismis. Minuman padanannya adalah sauvignon blanc.
- Ricotta. Keju ini berwarna putih, teksturnya sangat lembut dan bisa disendok dengan mudah. Rasanya agak manis dan halus. Cocok dimakan bersama aneka roti seperti Croissant, roti berbahan gandum, buah beri, dan pasta. Minuman yang cocok mimosa dan յսICe.
- Mozzarella. Warna keju ini putih bertekstur halus dengan rasa sangat lembut. Sering digunakan sebagai pelapis atas pizza. Keju ini cocok dipadu dengan tomat, buah zaitun. Minuman pasangannya adalah bir, soda, jus, dan chardonnay.
Tips Agar Keju Tetap Segar dan Tahan Lama – Lentera Keluarga
