Meskipun sama-sama empuk, daging sapi has luar dan dalam punya perbedaan tampilan yang mendasar. Kedua jenis potongan daging sapi ini berbeda dari segi tampilan seratnya, lapisan lemak, hingga bentuknya. Tapi sayangnya banyak orang masih kerap salah membedakannya.
Bukan hanya daging has, tapi juga daging sandung lamur, daging sengkel, maupun topside, banyak orang masih sering salah menilai. Padahal, beda jenis potongannya, berbeda pula kegunaan memasak untuk menghasilkan hidangan yang tepat.
Supaya tidak sering salah lagi dalam memilih potongan daging sapi, yuk, kenali dulu apa saja jenis hingga paling cocok dimasak sebagai menu apa.
8 Jenis Potongan Daging Sapi yang Paling Sering Digunakan
Dari satu ekor sapi, ada sekitar 16 jenis potongan yang bisa didapatkan. Namun, dari sekian banyak, ada 8 potongan yang paling sering digunakan. Ada apa saja?
1. Daging Has Dalam
Kalau mencari daging yang sangat empuk dan dapat dimasak dengan cepat, daging has dalam adalah jawaban. Daging ini berada tepat di bawah tulang belakang, dan karena ototnya jarang digunakan untuk bergerak, maka teksturnya paling empuk.
Bentuk potongannya memanjang seperti silinder dengan warna merah cerah dan hampir tidak memiliki lemak di permukaan maupun marbling. Serat daging sangat halus dan tidak memiliki jaringan ikat, sehingga membuat proses memasak tidak perlu lama.
Jika Anda menggunakan daging has dalam, paling cocok untuk dimasak menjadi steak premium, beef wellington, yakiniku, sukiyaki, bahkan shabu-shabu.
2. Daging Has Luar
Potongan daging sapi has luar ini berasa dari bagian luar pinggang sapi. Terkenal memberikan keseimbangan antara kelembutan dan juga cita rasa gurih. Daging ini juga terkenal empuk, tapi lebih padat jika dibandingkan has dalam.
Sekilas, Anda akan melihat tampilan seratnya yang lebih jelas. Bentuknya pun cenderung lebar dan pipih, dengan lapisan lemak pada salah satu sisinya. Sering kali, marbling juga akan terlihat dan ketika dimasak mengeluarkan aroma daging lebih kuat dengan rasa lebih gurih.
Masakan yang cocok menggunakan daging has luar bisa berupa steak, sate daging sapi, panggang dengan saus barbeque, maupun tumisan yang proses memasaknya tidak perlu lama.
3. Daging Sandung Lamur
Suka dengan daging berlemak? Anda bisa memilih daging sandung lamur yang berasal dari bagian dada bawah sapi. Potongan ini mengandung cukup banyak lemak dan jaringan ikat, sehingga memerlukan waktu memasak lebih lama.
Teksturnya cenderung padat saat mentah dan akan menjadi sangat lembut setelah dimasak perlahan. Soal rasa, daging sandung lamur sangat gurih karena kandungan lemaknya yang tinggi dan menghasilkan kaldu yang kaya rasa.
Jika memperhatikan tampilan fisiknya, sandung lamur memiliki bentuk lebar dan tebal dengan lapisan lemak yang cukup banyak. Seratnya panjang dengan jaringan ikat terlihat jelas. Sangat cocok dimasak menjadi rawon, soto daging, sempur, atau bahkan sop sapi.
4. Daging Sengkel
Banyak yang mengira daging sengkel dan sandung lamur itu sama, tapi keduanya berbeda. Lalu, daging sengkel bagian apa? Daging ini adalah bagian betis atau kaki sapi. Karena sering digunakan untuk bergerak, bagiannya memiliki banyak jaringan ikat.
Bentuknya mengikuti kaki sapi, yaitu bulat dengan terdapat urat warna putih di bagian tengah. Seratnya kasar, padat, dan memiliki banyak urat serta kolagen, sehingga perlu dimasak lebih lama agar empuk.
Setelah dimasak, dagingnya terasa gurih dengan aroma yang cukup kuat dan akan memiliki kaldu yang lebih kaya rasa. Anda bisa memasaknya menjadi rendang, semur, bakso urat, soto daging, bahkan sop.
5. Iga
Potongan yang merupakan tulang rusuk sapi dengan daging yang masih menempel pada tulang ini sangat terkenal. Meskipun mengandalkan daging yang menempel, tapi teksturnya cukup padat dan tetap empuk jika dimasak dengan perlahan.
Dari potongannya, Anda akan melihat daging yang masih menyatu pada tulang rusuk dengan lemak di sela-sela daging. Tampilan seratnya cukup jelas, tapi tidak menandakan akan terasa alot.
Bagian iga ini mampu menghasilkan rasa yang sangat gurih, karena adanya perpaduan lemak, daging, dan juga tulang. Cocok untuk dimasak menjadi sop iga, iga bakar, barbeque, atau sop konro.
6. Buntut
Oxtail atau buntut sapi adalah potongan ekor yang terdiri atas tulang, daging, lemak dan kolagen. Saat masih mentah teksturnya sangat padat, tapi setelah direbus lama akan menjadi lebih lembut tapi tetap kenyal.
Bentuk butut ini bulat mengikuti ruas ekor dan terdapat tulang di bagian tengahnya yang mengandung banyak kolagen. Rasanya setelah dimasak sangat gurih dan mampu menghasilkan kaldu yang memiliki rasa manis alami.
Sangat cocok dimasak untuk masakan berkuah seperti sop dan semur karena kaldunya punya banyak kolagen. Enak juga dimasak dengan cara dipanggang maupun digoreng.
7. Topside
Potongan daging yang juga sering digunakan adalah topsite, yaitu bagian paha belakang sapi. Dagingnya tidak terlalu banyak lemak dan sering digunakan sebagai daging serbaguna yang rendah lemak.
Topside memiliki tekstur yang padat dengan serat cukup halus, tapi tidak seempuk has luar. Dari segi bentuk cenderung besar dan memanjang. Rasa dagingnya cukup kuat, tapi tetap terasa gurih apalagi jika ditambahkan lebih banyak bumbu.
Anda dapat memasaknya menjadi dendeng, empal, rendang, atau daging panggang yang prosesnya cukup lama.
8. Daging Gandik
Gandik adalah potongan dari paha belakang sapi yang berada di dekat topside. Termasuk bagian daging yang tidak memiliki banyak lemak dengan tekstur padat, tapi lebih kasar dibandingkan dengan topside.
Daging gandik cukup besar dan memiliki selaput tipis (silver skin) pada bagian permukaan. Seratnya sangat terlihat jelas, sehingga Anda bisa membedakannya dengan mudah dari potongan daging paha lain.
Dengan cita rasa gurih yang cukup kuat, daging gandik lebih cocok untuk dimasak menjadi abon, semur, rendang, bahkan dendeng.
Rasakan Kelezatan Steak dari Potongan Daging Premium di Holycow
Sekarang, Anda tidak perlu bingung lagi jenis potongan daging sapi apa yang akan dimasak di rumah. Tapi, kalau ingin menikmati daging premium, mengolahnya menjadi steak bisa jadi pilihan.
Nah, agar daging steak terasa lebih premium, Anda bisa mencoba Steak Hotel by Holycow. Di restoran inilah Anda bisa memilih potongan daging has dalam, has luar, bahkan rib eye yang masing-masing dari daging berkualitas, seperti wagyu, Australian beef premium, bahkan black angus juga ada.
Dengan mengunjungi Holycow yang asli, Anda dijamin akan mendapatkan menu-menu daging steak premium terlengkap. Belum lagi, founder Holycow Wynda Mardio juga sudah mempersiapkan berbagai racikan saus steak yang lezat dan spesial.
Soal harga Anda tidak perlu khawatir, karena semua menu di Steak Hotel by Holycow terjangkau. Anda bisa menemukan menu steak enak lezat, harga bersahabat, dan pastinya tempat yang nyaman. Yuk, segera coba semua menu yang ada di Holycow, kunjung ke TKP terdekat!
Referensi:
- https://blog.segari.id/jenis-potongan-daging-sapi/
- https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/mana-potongan-daging-sapi-paling-sehat/
- https://www.halodoc.com/artikel/potongan-daging-sapi-jenis-dan-tips-masak-lezat?srsltid=AfmBOopuQJzc2MBaSGpM5Q61-mFkR6SXn-zHD1HS7OUtSLwkj7COJuoa
