Mengatasi Gangguan Tidur Pada Anak

Posted on

Sebagian besar anak mempunyai gangguan atau kesukaran waktu tidur. Namun, ketidakmampuan untuk tidur atau untuk mempertahankan tidur itu jarang pada masa anak, namun lebih lazim pada masa remaja. Ada beberapa kasus anak dapat tidur jika ada banyak mainan khusus atau lampu kecil yang terus menyala membantu mereka terlelap. Anak yang ketakutan mungkin berupaya masuk ke kamar tidur orang setelah mereka tidur.

Bayi yang menunjukkan kesulitan dalam membiasakan pola waktu tidur malam yang teratur dapat menunjukkan kecerewetan dan kejengkelan umum sebagai tabiat yang khas. Gangguan tidur pada masa bayi mungkin akibat dari kecemasan atau percekcokan orang tua.

Anak yang lebih tua dapat mengalami ketakutan tidur malam sementara (terhadap pencuri, suara bising, guntur dan petir, diculik, dan lain-lain) yang mengganggu tidur. Anak dapat mengungkapkan ketakutan mereka secara lahiriah, atau mereka mungkin menyembunyikannya, sering dengan taktik berdoa yang dirancang untuk menunda waktu tidur.

Mengatasi Gangguan Tidur Pada Anak

 

Penanganan Masalah Gangguan Tidur

Dukungan, pemulihan keyakinan, dan pemberian semangat orang tua adalah penting untuk meredakan gangguan tidur. Ancaman kemarahan dan cara-cara hukuman harus dihindari. Orang tua menerima dengan tenang dan memahami namun bersikap tegas.

Beberapa saran umum untuk menghadapi anak yang mengalami gangguan tidur.

  1. Waktu tidur harus ditentukan teratur, waktu yang telah ditentukan, dengan variasi dipertahankan minimum.
  2. Orang tua akan melarang anak tidur di kamar mereka namun mungkin secara sementara mengijinkan anak yang takut untuk tidur di kamar saudara-saudara kandung.
  3. Penerangan kecil dan ijin untuk membiarkan pintu kamar anak terbuka sering menentramkan.
  4. Interval sebelum waktu tidur harus sepi dan tentran; program televisi yang merangsang harus dihindari.
  5. Mandi hangat, makanan kecil kesukaan, dan momen yang penuh kasih sayang orang tua adalah baik (kondusif) untuk tidur.
  6. Beberapa anak mungkin menjadi mengantuk jika mereka diijinkan untuk membaca buku kesukaan untuk beberapa menit setelah mereka merebahkan diri di tempat tidur.
  7. Difenhidramin (Benadryl) mungkin berguna sebagai sedatif (depresi) ringan.

Masalah gangguan tidur yang terjadi pada masa anak-anak dan mungkin bersifat sementara, sebentar-sebentar (intermitten), atau bersifat kronis. Angka kasus yang umum terjadi adalah 0,2-10%.

 

Mengatasi Gangguan Tidur Pada Anak – Lentera Keluarga

Gambar Gravatar
Lentera Keluarga turut mengantar menuju masyarakat Indonesia yang mandiri dan sejahtera

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *